6 Makanan Penambah Darah Alami Cepat dan Terbukti Ampuh

makanan penambah sel darah merah

makanan penambah sel darah merah

Makanan penambah darah – Anemia atau sering kita sebut dengan kekurangan darah merupakan suatu kondisi dimana kadar hb atau hemoglobin lebih rendah dari keadaan normal. Hemoglobin merupakan bagian sel derah merah yang bertugas untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jadi dengan menurunnya jumlah Hb pada darah, menjadikan badan cepat lemas dan terlihat pucat. Hal ini pula yang menjadi tanda-tanda seseorang mengalami anemia atau kekurangan darah. Sedangkan hipotensi (tekanan darah rendah) merupakan lawan kata dari hipertensi (tekanan darah tinggi). Kadang kita sering salah mengartikan bahwa seseorang mengalami tekanan darah rendah kita artikan sebagai anemia. Padahal keduanya berbeda, walaupun memiliki ciri yang sama, kadang mengalami pusing dan pucat. Biasanya ibu hamil, ibu menyusui, dan wanita yang sedang datang bulan biasanya berpotensi darah rendah. APa saja sih makanan penambah darah itu ?

Lalu apa saja tanda-tanda seseorang mengalami anemia (kekurangan darah) atau hipotensi (tekanan darah rendah):

  1. Kelopak Mata Pucat

Sangat mudah untuk mendeteksi anemia dengan melihat mata. Ketika Anda meregangkan kelopak mata dan memperhatikan bagian bawah mata. Anda akan melihat bahwa bagian dalam kelopak mata berwarna pucat.

  1. Sering Kelelahan

Jika Anda merasa lelah sepanjang waktu selama satu bulan atau lebih, bisa jadi Anda memiliki jumlah sel darah merah yang rendah. Pasokan energi tubuh sangat bergantung pada oksidasi dan sel darah merah Semakin rendah sel darah merah, tingkat oksidasi dalam tubuh ikut berkurang.

  1. Sering Mual

Mereka yang menderita anemia seringkali mengalami gejala morning sickness atau mual segera setelah mereka bangun dari tempat tidur.

  1. Sakit kepala

Orang yang mengalami anemia sering mengeluh sakit kepala secara terus-menerus. Kekurangan darah merah membuat otak kekurangan oksigen. Hal ini sering menyebabkan sakit kepala.

  1. Ujung Jari Pucat

Ketika Anda menekan ujung jari, daerah itu akan berubah jadi merah. Tetapi, jika Anda mengalami anemia, ujung jari Anda akan menjadi putih atau pucat.

  1. Sesak napas

Jumlah darah yang rendah menurunkan tingkat oksigen dalam tubuh. Hal ini membuat penderita anemia sering merasa sesak napas atau sering terengah-engah ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan.

  1. Denyut Jantung Tidak Teratur

Palpitasi adalah istilah medis untuk denyut jantung tidak teratur, terlalu kuat atau memiliki kecepatan abnormal. Ketika tubuh mengalami kekurangan oksigen, denyut jantung meningkat. Hal ini menyebabkan jantung berdebar tidak teratur dan cepat.

  1. Wajah Pucat

Jika Anda mengalami anemia, wajah Anda akan terlihat pucat. Kulit juga akan menjadi putih kekuningan.

  1. Rambut rontok

Rambut rontok bisa menjadi gejala anemia. Ketika kulit kepala tidak mendapatkan makanan yang cukup dari tubuh, Anda akan mengalami penipisan rambut dengan cepat.

  1. Menurunnya Kekebalan Tubuh

Ketika tubuh Anda memiliki energi yang sangat sedikit, kekebalan atau kemampuan tubuh untuk melawan penyakit ikut menurun. Anda akan mudah jatuh sakit atau kelelahan.

Lalu bagaimana cara mengatasi darah rendah?. Tidak perlu terlalu panik, kita bisa meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh serta menaikan tekanan darah menjadi normal dengan makanan penambah darah super cepat yang memang sudah dipercaya. Lalu apa saja ?

Makanan yang mengandung Vitamin A terutama dati jenis buah-buahan seperti buah Plum, Aprikort, Jeruk, Semangka, Melon, dan Mangga.

Makanan Kaya Vitamin B Kompleks seperti yang terkandung pada buah Nanas, Delima, Kurma, Alpukat, dan Pisang.

Makanan sumber vitamin c yang terdapat pada buah Jeruk, Nanas, Mangga, Jambu Biji, dan Melon.

Makanan sumber Zat Besi, zat besi atau Fe memegang peranan penting dalam pembentukan sel darah merah. Dengan rutin mengonsumsi makanan yang kaya Fe (zat besi) akan dapat mencegah anemia. Sayuran yang mengandung Fe adalah kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau (bayam dan kangkung), kismis kering dan kuning telur. Buah-buahan yang mengandung Zat Fe adalah buah Alpukat, Anggur, Semangka, Cerry, Ara, Raspberry, Plum dan Anggur.

Makanan yang mengandung Asam Folat. Asam Folat merupakan Vitamin B-9 yang termasuk ke dalam Vitamin B-Kompleks. Vitamin ini dibutuhkan untuk membuat sel-sel darah merah baru. Makanan yang mengandung asam folat antara lain terdapat pada sayuran berdaun hijau, jeruk, pisang, sereal, pasta, kacang kering, kacang polong dan kacang-kacangan lainnya.

Makanan yang mengandung Vitamin B-12. Vitamin B-12 merupakan Vitamin B-Kompleks yang berperanan dalam sintesis DNA dan produksi sel-sel darah merah. Sumber Vitamin B-12 ada dalam hati sapi, ikan, daging merah, telur, sereal dan susu.

Itulah makanan penambah darah untuk mengatasi tekanan darah rendah (hipotensi) ataupun anemia. Jangan lupa konsumsi secara teratur dan konsisten untuk hasil yang maksimal. Jangan lupa istirahat yang cukup serta rutin olahraga untuk menjaga kesehatan tubuh. Jangan terlalu stress dan hindari sering tidur larut malam. Semoga artikel gejala anemia dan makanan penambah darah ini bermanfaat.

6 Makanan Penambah Darah Alami Cepat dan Terbukti Ampuh | rasyid93 | 4.5